Rosita Amelia
.
Rabu, 27 November 2013
Selasa, 26 November 2013
motret JKT48
Galeri foto penampilan JKT48 / JKT48の公演の写真ギャラリー / Photo gallery of JKT48 performances / Click pictures for larger version.
JKT48 adalah grup idola Indonesia yang merupakan 'sister group' grup idola Jepang AKB48. JKT48 menampilkan musik dan lagu yang diiringi dengan tarian. JKT48 memakai konsep 'idola yang dapat ditemui setiap hari', dimana fans dapat melihat penampilan JKT48 hampir setiap hari di teater JKT48.
JKT48 adalah grup idola Indonesia yang merupakan 'sister group' grup idola Jepang AKB48. JKT48 menampilkan musik dan lagu yang diiringi dengan tarian. JKT48 memakai konsep 'idola yang dapat ditemui setiap hari', dimana fans dapat melihat penampilan JKT48 hampir setiap hari di teater JKT48.
Lirik Lagu JKT48 - Temodemo no Namida (Air Mata Perasaan yang Tak Tersampaikan)
TEMODEMO NO NAMIDA (AIR MATA PERASAAN YANG TAK TERSAMPAIKAN)
Hujan rintik-rintik yang mulai turun
Aku pun menutup layar kisah ini
Bagai menurunkan
Layar warna perak
Itulah cinta pertama diriku
Ku terus menunggu
Di jalan yang kedua
Ku ingin panggil namun ku tak bisa
Saat kulihat ke bawah
Bunga ajisai pun menangis
Walau ku sangat ingin bertemu
Walau ku menyukaimu
Kau jalan berlalu di depan mataku
Walaupun jadi begini
Aku tetap melihatmu
Dari tempat ini
Walau ku sangat ingin bertemu
Walau ku menyukaimu
Kau bahkan tidak menoleh ke arahku
Walaupun kupakai payung
Pipiku pun tetap basah
Diri ini tak berdaya
Temo demo no namida
Di jalan yang penuh kesedihan ini
Aku berjalan, seorang diri
Dalam hati ini
Diriku tersesat
Rasa sayang yang tak seorang pun tahu
Bunga ajisai
Yang suka akan hujan
Memejamkan mata di hari cerah
Mendung yang jauh di sana
Apakah kau yang memikirkannya?
Walau sesedih apapun juga
Walaupun tak bisa juga
Biarkan aku tetap menjadi gadis
Ku tak akan melupakan
Jejak langkah kenangan
Bertemu denganmu
Walau sesedih apapun juga
Walaupun tak bisa juga
Suatu hari ku pasti kan teringat
Walaupun harapan aku
Tidak juga terwujudkan
Ku kan terus bersinar
Temo demo no koi yo
Walau ku sangat ingin bertemu
Walau ku menyukaimu
Kau jalan berlalu di depan mataku
Walaupun jadi begini
Aku tetap melihatmu
Dari tempat ini
Walau ku sangat ingin bertemu
Walau ku menyukaimu
Kau bahkan tidak menoleh ke arahku
Walaupun kupakai payung
Pipiku pun tetap basah
Diri ini tak berdaya
Temo demo no namida
Hujan rintik-rintik yang mulai turun
Aku pun menutup layar kisah ini
Bagai menurunkan
Layar warna perak
Itulah cinta pertama diriku
Ku terus menunggu
Di jalan yang kedua
Ku ingin panggil namun ku tak bisa
Saat kulihat ke bawah
Bunga ajisai pun menangis
Walau ku sangat ingin bertemu
Walau ku menyukaimu
Kau jalan berlalu di depan mataku
Walaupun jadi begini
Aku tetap melihatmu
Dari tempat ini
Walau ku sangat ingin bertemu
Walau ku menyukaimu
Kau bahkan tidak menoleh ke arahku
Walaupun kupakai payung
Pipiku pun tetap basah
Diri ini tak berdaya
Temo demo no namida
Di jalan yang penuh kesedihan ini
Aku berjalan, seorang diri
Dalam hati ini
Diriku tersesat
Rasa sayang yang tak seorang pun tahu
Bunga ajisai
Yang suka akan hujan
Memejamkan mata di hari cerah
Mendung yang jauh di sana
Apakah kau yang memikirkannya?
Walau sesedih apapun juga
Walaupun tak bisa juga
Biarkan aku tetap menjadi gadis
Ku tak akan melupakan
Jejak langkah kenangan
Bertemu denganmu
Walau sesedih apapun juga
Walaupun tak bisa juga
Suatu hari ku pasti kan teringat
Walaupun harapan aku
Tidak juga terwujudkan
Ku kan terus bersinar
Temo demo no koi yo
Walau ku sangat ingin bertemu
Walau ku menyukaimu
Kau jalan berlalu di depan mataku
Walaupun jadi begini
Aku tetap melihatmu
Dari tempat ini
Walau ku sangat ingin bertemu
Walau ku menyukaimu
Kau bahkan tidak menoleh ke arahku
Walaupun kupakai payung
Pipiku pun tetap basah
Diri ini tak berdaya
Temo demo no namida
Jumat, 15 November 2013
Kamis, 14 November 2013
Langganan:
Komentar (Atom)














_%E5%89%AF%E6%9C%AC.jpg)


_%E5%89%AF%E6%9C%AC.jpg)




